Bagaimana Merubah Kebiasaan Buruk

1 May 2013
1 May 2013, Komnetra 0

Dalam kegiatan keseharian tanpa kita sadari, kebiasaan- kebiasaan yang dilakukan merupakan kendali dari pikiran bawah sadar kita. Tindakan konsisten yang kita lakukan secara terus menerus membentuk pola  kebiasaan dalam pikiran bawah sadar kita yang akhirnya mengontrol semua perilaku kita secara dominan.

Ini yang menjadikan seringkali kebanyakan orang sulit untuk mengubah kebiasaan mereka terutama kebiasaan buruk yang jelas-jelas merugikan diri sendiri.

Selama Anda hanya mencoba mengubah faktor luar (teman dan lingkungan) tanpa mengubah faktor dalam (mind set, sikap, dan perilaku) maka cepat atau lambat Anda akan jatuh lagi dalam pola kebiasaan yang sama. Anda tidak akan bisa mengubah sikap dan perilaku Anda sebelum Anda mengubah kebiasaan Anda dan Anda tidak akan bisa mengubah kebiasaan Anda sebelum Anda mengubah pikiran Anda. Jangan khawatir karena otak kita dapat “dipaksa” membangun sel-sel baru dan membentuk jalan menuju pola perilaku dan kebiasaan baru. Jadi, segeralah perintah otak Anda untuk segera membangun pola kebiasaan baik dan melumpuhkan fungsi pola kebiasaan buruk. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat kebiasaan baru, kebiasaan baik.

1. Catat daftar kebiasaan

Untuk memulainya, bisa dilakukan dengan menuliskan kebiasaan- kebiasaan yang diinginkan untuk mendukung tercapainya target Anda. Tanamkan juga pada diri Anda bahwa dalam bertindak harus dengan niat dan ikhlas. Niat dalam hati lalu lakukan dengan ikhlas.

2. Susun strategi sebagai resolusi

Setelah menuliskan apa yang ingin dan akan dilakukan, susun daftar alasan-alasan untuk mengemukakan resolusi Anda saat Anda melakukan kebiasaan buruk seperti jarang menepati janji, suka berbohong, malas, dll.

3. Bangun komitmen yang kuat

Saat melakukan kebiasaan buruk, catat apa yang dipikirkan, rasakan, dan inginkan. Renungkan keuntungan dan kerugian dari melakukan kebiasaan tersebut sehingga Anda dapat mengetahui mengapa Anda suka melakukan kebiasaan buruk. Tanamkan dan bangun komitmen untuk membentuk pola kebiasaan baru yang baik. Anda bisa melakukan dengan cara memvisualisasikan diri seolah-olah sudah terbiasa hidup dengan kebiasaan- kebiasaan tersebut.

4. Manfaatkan deadline sebagai pemicu

Suka bertindak cerdas saat waktu sudah kepepet? Manfaatkan deadline sebagai pemicu agar Anda cepat bertindak dengan semangat  dan tanpa paksaan serta tanamkan dalam benak anda metode “kepepet”. Bayangkan jika besok atau lusa adalah batas akhir pengerjaan.

5. Buat jadwal harian

Tulis jadwal yang akan anda lakukan dalam buku agenda, perlakukan jadwal tersebut selayaknya janji Anda pada orang yang sangat penting dalam hidup Anda. Jadwalkan secara spesifik kapan dan berapa lama anda mengerjakannya.

6. Lakukan setiap hari

Jadikan kegiatan menulis jadwal dalam agenda sebagai rutinitas dalam keseharian. Hal ini dapat memicu mind set anda untuk merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan bail yang mempermudah tercapainya target.

7. Pantau realisasi jadwal

Setelah merencanakan dan melakukan, lantas pantau dan evaluasi hasil kerja Anda dalam melakukan kegiatan tersebut. Dengan begitu Anda akan terbiasa membangun siklus kegiatan Anda sehingga memungkinkan untuk Anda tidak melakukan kegiatan buruk. Pantau sejauh mana kegiatan anda dalam keseharian dan masih berapa langkah lagi Anda bisa mencapai target. Luangkan waktu untuk santai sejenak sebelum melanjutkan langkah. Refleksikan diri untuk pemicu perjuangan anda mencapai target.

8. Tingkatkan keyakinan diri

Sadarkan diri segera saat godaan dan rayuan mengajak anda melakukan kebiasaan buruk. Kembalikan ke niat awal dan alihkan kekegiatan positif sehingga tidak ada kesempatan untuk berfikir dan melakukan perbuatan buruk.

9. Cari Rolemodel

Cari teman atau personal coach yang bisa jadi contoh Anda melakukan perubahan. Cari apa yang ada didirinya tapi tidak ada didiri anda. Jangan malu menanyakan kunci sukses perubahannya. Sebagian orang senang jika menjadi teladan. Selain itu juga jadikan dia sebagai cermin kita. Minta dia untuk menilai dan mengkritik diri kita.

10. Perlakukan diri dengan wajar

Saat Anda kehilangan orientasi atau membuat resolusi yang berantakan, perlakukan diri anda dengan wajar. Jangan terlalu larut dalam rasa malu dan salah. Segara bangkit dan berfikir pasti ada cara lain tanpa harus terlalu memaksakan kehendak Anda untuk mengubah hal itu. Karena sesuatu yang dipaksakan akan meghasilkan sesuatu yg tidak maksimal bahkan buruk. Jadi yang penting Anda nyaman dalam melakukannya sesuai jadwal.

Untuk membentuk pola baik kita membutuhkan waktu, usaha keras dan kedisiplinan diri. Picu diri kita “mengampanyekan” secara besar-besaran dalam pikiran dan tindakan. Sehingga terbiasa dengan perubahan kebiasaan baru. Semakin selaras perubahan tersebut maka akan makin mudah kita meraih target kita. Dan akhirnya kita akan menyadari bahwa kebiasaan-kebiasaan buruk kita yang lama sama sekali tidak berguna. (AK)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>